Banner

Breaking News

Home » Posts filed under Dunia Usaha
Tampilkan postingan dengan label Dunia Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Usaha. Tampilkan semua postingan

OJK bakal membatasi premi risiko kredit umkm

Tidak ada komentar :
JAKARTA. Lampu kuning bagi perbankan mikro. Sebab, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membatasi besaran maksimal bunga kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK, menyatakan, pihaknya tengah mengkaji aturan capping alias pembatasan besaran suku bunga kredit UMKM. "OJK sedang bekerja ke arah kemungkinan bunga kredit mikro akan kami capping," ujar  Muliaman. 

Alasan OJK, bunga kredit sektor UMKM sangat tinggi. OJK berjanji merilis aturan pembatasan bunga kredit UMKM sebelum tutup tahun 2014. Saat ini, OJK sudah masuk tahapan menggodok besaran bunga ideal bagi kredit UMKM. Alasan lain, suku bunga kredit UMKM yang tinggi berimbas terhadap kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) UMKM.
Catatan saja, besaran bunga yang bakal diatur OJK bukanlah suku bunga dasar kredit (SBDK). Melainkan, premi risiko atau tambahan bunga yang dikenakan bank kepada debitur UMKM, selain SBDK. "OJK sedang mengumpulkan SBDK. Kami cek dan kaji besaran tambahan berapa persen dari SBDK yang pas," jelas Muliaman. 

Sistem Perdagangan Online Bikin Produk UKM Bisa Mendunia

Jakarta -Pemerintah sedang menyusun cara agar memperkenalkan produk Usaha Kecil Menengah (UKM) bisa mendunia. Sistem perdagangan online atau e-commerce diyakini bisa menjadi cara ampuh UKM tembus pasar global.

"E-Commerce yang akan kita dorong," kata Direktur Perdagangan, investasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) Amalia A Widyasanti di acara simposium dengan tema "Trade as an Engine of Sustainable Growth and Development" di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (21/04/2014).

Menurut Amilia, penggunaan layanan e-commerce dinilai lebih cepat, efektif bahkan jauh lebih murah bila harus melakukan sebuah pameran besar dengan tujuan memperkenalkan produk UMKM Indonesia di dunia internasional. Apalagi pengguna layanan internet dan e-commerce dari tahun ke tahun menunjukan peningkatan.

Menjadi wirusahawan dengan kocek menawan

Kebutuhan hidup kian  banyak dan beragam. Apa boleh buat, banyak orang terdorong mencari penghasilan ekstra lewat kerja atau bisnis sampingan (side-job), selain tetap menikmati upah sebagai pegawai. Namun, tak jarang dari mereka akhirnya ingin melepas pekerjaan utama.

Merasakan nikmat rezeki dari pekerjaan sampingan, banyak orang tertarik memulai hidup sebagai wira-swastawan penuh. Mereka tak tertarik lagi bekerja pada orang  atau perusahaan lain.

Salah seorang di antaranya adalah Hendi Wibisono, karyawan perusahaan swasta di Jakarta Pusat. Hendi berniat menjalankan bisnis online shopping yang telah dia rintis tiga tahun terakhir, sepenuh waktu (full-time). Namun, dia masih bimbang memikirkan risiko bakal kehilangan anekamacam fasilitas yang selama ini dia dapatkan dari tempat kerjanya.
 

Social Widget


Official Link

situs pegadaian